Book Week 2025 sukses diselenggarakan dengan tema “Once Upon a Book” di sekolah kami. Kegiatan tahunan ini menjadi momen penting untuk merayakan literasi siswa, sekaligus memperkuat karakter, keterampilan komunikasi, dan kolaborasi antarpeserta didik. Acara ini selaras dengan komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran bermakna, kreatif, dan menyenangkan.
Kolaborasi Siswa dan Guru dalam Waktu Singkat
Dalam waktu persiapan yang singkat, para siswa dan guru menunjukkan kolaborasi luar biasa. Mereka bekerja sama menyiapkan penampilan terbaik, mulai dari latihan, pembuatan kostum, hingga pementasan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kerja sama tim yang solid mampu menghasilkan karya berkualitas, meski dalam keterbatasan waktu.
Kompetisi Story Telling dan Role Play yang Membangun Kepercayaan Diri
Seluruh siswa mengikuti dua kegiatan utama: Story Telling Competition untuk kelas 1–3 dan Role Play Competition untuk kelas 4–6. Para pemenang Story Telling mendapat kesempatan membacakan kembali cerita mereka kepada siswa Nursery dan Kindergarten, menumbuhkan nilai kepemimpinan dan semangat berbagi sejak dini.
Sementara itu, pemenang Role Play tampil di panggung utama di hadapan orang tua dan publik, menunjukkan kemampuan komunikasi, keberanian tampil di depan umum, dan kerja tim yang kuat.
Dukungan Orang Tua Menjadi Kunci Sukses Acara
Kesuksesan Book Week 2025 tidak lepas dari peran aktif orang tua. Mereka terlibat langsung dalam menyiapkan kostum, mendukung proses latihan, dan memberikan motivasi kepada anak-anak. Keterlibatan ini menciptakan ekosistem pembelajaran kolaboratif antara sekolah dan keluarga, yang sangat berpengaruh terhadap tumbuhnya kepercayaan diri siswa.
Mewujudkan Visi Sekolah Lewat Literasi dan Karakter
Book Week 2025 merefleksikan visi dan misi sekolah untuk membentuk peserta didik unggul secara akademik dan karakter. Melalui literasi, kreativitas, dan kerja tim, sekolah membimbing siswa menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan inspiratif.
Literasi sebagai Fondasi Jiwa Entrepreneur Muda
Mengusung tagline “Entrepreneurship Learning with Academic Excellence”, Book Week 2025 membuktikan bahwa pembelajaran karakter dan akademik bisa berjalan seiring. Siswa diajak untuk berimajinasi, mengambil inisiatif, bekerja sama, dan mengungkapkan ide dengan percaya diri — layaknya seorang young entrepreneur di dunia literasi.
Kesimpulan: Membaca sebagai Perjalanan Penuh Makna
Melalui tema Once Upon a Book, siswa belajar bahwa membaca bukan sekadar aktivitas, melainkan perjalanan menemukan inspirasi dan nilai hidup. Dari setiap cerita yang mereka baca, lahir kisah baru tentang keberanian, kolaborasi, dan cinta akan ilmu pengetahuan — bekal penting untuk masa depan mereka.





