SCK Citragarden Jakarta

Theresia Gloria Liem

Program of Entrepreneurship (PoE) – Aureve: Aurora’s Reversible Wear

Bagi sebagian orang, memiliki banyak hobi mungkin terlihat seperti tanda sulit fokus. Namun bagi Theresia Gloria Liem, justru dari berbagai minat yang akhirnya membentuk sebuah inovasi nyata yakni  Aureve: Aurora’s Reversible Wear, sebuah brand fashion wanita berkonsep sustainable yang menawarkan pakaian multifungsi dengan berbagai gaya tanpa harus terus membeli baru.

Ide Aureve berawal dari pengalaman pribadinya yang harus tampil berbeda di berbagai aktivitas—mulai dari sekolah, pekerjaan freelance, usaha online, hingga gaya hidup personal. Di tengah kebutuhan untuk terus beradaptasi, Gloria mulai mempertanyakan satu hal sederhana: mengapa solusi fashion selalu harus membeli lebih banyak? Kesadaran ini semakin kuat ketika ia mempelajari dampak limbah fashion terhadap lingkungan. Dari sinilah Gloria memadukan keterampilan menjahit dan desain yang telah ia bangun dengan kepedulian terhadap sustainability, lalu menciptakan Aureve sebagai solusi fashion yang lebih sadar, fleksibel, dan berkelanjutan.

Perjalanan ini dimulai pada 2024, Gloria sempat mengeksplorasi bidang lain, termasuk bisnis makanan instan bersama teman, sebelum akhirnya menemukan kembali passion-nya di dunia fashion melalui arahan guru PoE. Penelitiannya tentang limbah kain menjadi titik penting yang menghubungkan minat dengan masalah nyata. Pada 2026, Aureve resmi menjadi target besar yang ia bangun melalui eksperimen bahan, pembuatan pola, prototipe, perencanaan finansial, hingga pemasaran.

Di sepanjang proses, Gloria tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga kemandirian tinggi. Ia membiayai sebagian besar proyeknya sendiri sebagai bentuk komitmen terhadap visinya. Dukungan guru, mentor, teman-teman, dan keluarga menjadi fondasi penting—mulai dari feedback, latihan pitching, hingga dukungan sederhana seperti mesin jahit pertama yang diberikan orang tua.

Melalui PoE, Gloria berkembang jauh melampaui keterampilan teknis menjahit dan desain. Ia tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, konsisten, percaya diri, dan berani mengambil inisiatif. Public speaking, problem-solving, serta keberanian membangun bisnis dengan visi yang lebih besar menjadi bagian dari transformasinya.

Bagi orang tuanya, Aureve bukan sekadar proyek sekolah, melainkan bukti kesungguhan Gloria dalam membawa perubahan pada industri fashion melalui kreativitas dan sustainability. Dari sketsa sederhana hingga brand dengan makna, Aureve menjadi langkah awal Gloria dalam membuktikan bahwa fashion tidak hanya bisa tampil menarik, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.