SCK Manado

Jessica Gabriella Lisang, Ceacilia Seandrina Rawung, & Jevel Chebastine Laos
Tim Program of Entrepreneurship (PoE) – Missyu Dessert
Berawal dari satu ide sederhana—bahwa banyak orang menyukai dessert—Jessica, Ceacilia, dan Jevel membangun Missyu Dessert, sebuah produk tiramisu yang dirancang dengan rasa lezat, tampilan menarik, dan harga terjangkau untuk kalangan remaja. Namun di balik manisnya dessert yang mereka ciptakan, tersimpan perjalanan panjang penuh proses, evaluasi, dan pembelajaran berharga.
Sejak kelas 7, tim Missyu Dessert mulai merancang ide melalui diskusi kelompok untuk menemukan produk yang tepat. Mereka melihat dessert sebagai peluang karena makanan manis memiliki daya tarik besar di lingkungan sekolah. Di kelas 8, perjalanan mereka berkembang menjadi proses trial and error—menguji berbagai resep, memperbaiki rasa, menyempurnakan tampilan, hingga memastikan kualitas produk benar-benar sesuai dengan target pasar mereka. Dari proses ini, mereka menyadari bahwa membangun produk bukan sekadar membuat sesuatu yang enak, tetapi juga membutuhkan konsistensi, kreativitas, dan kemampuan menerima feedback.
Di kelas 9, Missyu Dessert naik ke level berikutnya. Fokus mereka tidak lagi hanya pada rasa, tetapi juga branding, promosi, dan persiapan pitching. Mereka belajar bagaimana membangun identitas produk yang menarik, menyusun strategi pemasaran, dan mempresentasikan ide secara lebih profesional. Dukungan dari guru, mentor, orang tua, serta kerja sama tim menjadi fondasi penting yang membantu mereka terus berkembang di setiap tahap.
Melalui Missyu Dessert, ketiganya tidak hanya menciptakan produk dessert, tetapi juga membangun karakter yang lebih kuat. Jessica belajar menjadi lebih bertanggung jawab, percaya diri, dan terbuka terhadap kritik. Ceacilia mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab dalam tim. Sementara Jevel belajar pentingnya proses, keberanian menyampaikan pendapat, dan ketekunan dalam menghadapi tantangan.
Missyu Dessert menjadi bukti bahwa Program of Entrepreneurship bukan hanya tentang menghasilkan produk untuk dijual, tetapi juga tentang membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih kreatif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan nyata. Dari sebuah dessert sederhana, lahirlah pengalaman besar yang membangun mentalitas inovatif untuk masa depan.
