SCB Citraraya

Fransiskus Arsenio Tristan Aristo
Program of Entrepreneurship (PoE) – Planta
Berawal dari keprihatinannya terhadap banyaknya limbah kertas di lingkungan sekolah serta rendahnya minat generasi muda terhadap kegiatan menanam pohon, Fransiskus Arsenio Tristan Aristo menghadirkan sebuah inovasi visioner bernama Planta—kertas bibit daur ulang yang terintegrasi dengan aplikasi digital berbasis gamifikasi. Melalui proyek ini, Tristan tidak hanya menciptakan solusi untuk mengurangi sampah kertas, tetapi juga mengubah aktivitas penghijauan menjadi pengalaman yang lebih menarik, interaktif, dan relevan bagi generasi masa kini.
Planta lahir dari sebuah pertanyaan sederhana namun bermakna: bagaimana jika limbah kertas tidak hanya didaur ulang, tetapi juga bisa menjadi awal kehidupan baru? Dari sinilah Tristan mengembangkan konsep kertas bibit yang dapat ditanam, sekaligus diperkuat dengan aplikasi digital yang menghadirkan poin, tantangan, dan pengalaman gamifikasi agar proses menanam terasa lebih seru. Inovasi ini menjadikan Planta bukan sekadar produk ramah lingkungan, tetapi juga sebuah gerakan edukatif yang menggabungkan sustainability dengan teknologi.
Di kelas 7 Tristan melakukan riset mendalam mengenai permasalahan limbah dan mulai mengeksplorasi berbagai ide kreatif. Di kelas 8, ia memasuki tahap pengembangan yang lebih kompleks melalui eksperimen pembuatan bubur kertas, pengujian kualitas kertas bibit, serta perancangan aplikasi digital yang user-friendly. Memasuki kelas 9, Tristan fokus menyempurnakan kualitas produk akhir, memperkuat desain aplikasi, serta membangun strategi promosi agar manfaat Planta dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Dalam prosesnya, dukungan dari teman, guru, mentor, dan orang tua menjadi kekuatan penting. Masukan dari teman membantu memperkaya ide, arahan mentor memperkuat pengembangan produk, sementara orang tua memberikan fasilitas dan dukungan moral yang memungkinkan Tristan terus bereksperimen tanpa mudah menyerah.
Melalui Program of Entrepreneurship, Tristan mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Dari sisi pengetahuan, ia memperdalam pemahaman tentang daur ulang, sustainability, serta integrasi teknologi digital. Dari sisi keterampilan, ia berkembang dalam komunikasi, riset, problem-solving, dan kemampuan presentasi yang semakin percaya diri. Sementara dari sisi karakter, Tristan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, tangguh, dan mampu mengelola waktu dengan baik.
Bagi orang tuanya, Planta menjadi bukti nyata bahwa PoE bukan hanya membentuk siswa untuk menyelesaikan proyek, tetapi juga melahirkan inovator muda yang mampu berpikir jauh melampaui ruang kelas. Dari limbah kertas sederhana, Tristan berhasil menciptakan sebuah konsep bisnis berkelanjutan yang memadukan kreativitas, teknologi, dan dampak sosial. Planta adalah langkah awal menuju masa depan di mana inovasi anak muda dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
