![]()
BOGOR – Bagaimana jika guru tidak hanya bertanya, “Sudah siap belajar hari ini?”, tetapi juga bertanya, “Bagaimana perasaanmu hari ini?”
Pertanyaan sederhana tersebut menjadi bagian dari keseharian siswa di Sekolah Citra Berkat Bogor melalui Mood Tracker, sebuah fasilitas yang membantu siswa mengenali, mengungkapkan, dan merefleksikan perasaan mereka selama berada di sekolah.
Setiap anak datang ke sekolah dengan kondisi yang berbeda. Ada yang bersemangat, lelah, sedih, cemas, marah, atau mungkin sedang menghadapi sesuatu yang belum sempat mereka ceritakan. Melalui Mood Tracker, kondisi emosional siswa mendapatkan ruang untuk dikenali dan didengarkan.
Bagaimana Mood Tracker Membantu Anak di Sekolah?
Setiap pagi, siswa mengisi kondisi perasaan mereka sebelum memulai aktivitas belajar. Mereka dapat memilih emosi yang menggambarkan kondisi mereka saat itu, seperti senang, lelah, sedih, marah, cemas, atau perasaan lainnya.
Ketika seorang anak menunjukkan emosi tertentu, guru dapat menggunakannya sebagai kesempatan untuk membuka komunikasi.
“Kamu memilih perasaan ini hari ini, boleh cerita kenapa? Ada sesuatu yang terjadi?”
Bagi anak, pertanyaan sederhana ini dapat menjadi awal dari percakapan yang lebih terbuka. Mereka belajar bahwa perasaan yang muncul merupakan bagian dari pengalaman manusia dan bahwa mereka memiliki ruang untuk menyampaikan apa yang sedang dirasakan.
Tidak Berhenti di Pagi Hari, Ada Refleksi Sebelum Pulang
Mood Tracker tidak hanya digunakan untuk mengetahui kondisi siswa saat datang ke sekolah. Sebelum pulang, siswa kembali diajak melihat bagaimana perasaan mereka setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.
Guru kemudian mengajak siswa melakukan refleksi melalui beberapa pertanyaan, seperti:
“Pelajaran apa yang kamu dapatkan hari ini?”
“Apa hal menarik yang terjadi di sekolah hari ini?”
“Tadi pagi kamu merasa sedih atau kurang bersemangat. Sekarang bagaimana perasaanmu? Apa yang membuat mood kamu berubah?”
Melalui refleksi tersebut, anak belajar mengenali perubahan emosinya sekaligus memahami pengalaman yang memengaruhi perasaan mereka sepanjang hari.
Belajar Mengenali Emosi Sejak Dini
Kemampuan mengenali dan memahami perasaan merupakan bagian penting dari proses perkembangan anak.
Ketika anak terbiasa mengidentifikasi apa yang sedang dirasakan, mereka mendapatkan kesempatan untuk lebih memahami dirinya sendiri. Mereka juga belajar mengomunikasikan perasaan kepada orang lain dengan lebih terbuka.
Karena itu, bagi Sekolah Citra Berkat Bogor, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Perkembangan karakter dan kesejahteraan emosional siswa juga menjadi bagian dari pengalaman belajar di sekolah.
Ketika Guru Menjadi Tempat Anak Didengarkan
Mood Tracker pada akhirnya bukan sekadar aktivitas memilih simbol atau kategori emosi.
Yang lebih penting adalah percakapan yang terjadi setelahnya.
Ketika guru memberikan perhatian terhadap apa yang dirasakan siswa, anak mendapatkan pengalaman bahwa suara dan perasaannya dihargai. Dari sinilah komunikasi yang lebih terbuka antara guru dan siswa dapat dibangun.
Lingkungan seperti ini juga memberikan kesempatan bagi guru untuk lebih memahami kondisi siswa, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari pengalaman mereka selama menjalani aktivitas di sekolah.
Karena Setiap Perasaan Anak Itu Berharga
Setiap anak memiliki cerita yang berbeda setiap harinya.
Ada hari ketika mereka datang dengan penuh semangat. Ada pula hari ketika mereka membutuhkan waktu untuk merasa lebih baik.
Melalui Mood Tracker, Sekolah Citra Berkat Bogor berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengenali, menyampaikan, dan merefleksikan perasaannya.
Karena pendidikan bukan hanya tentang membantu anak memahami pelajaran.
Pendidikan juga tentang membantu anak memahami dirinya sendiri.
Dengan lingkungan belajar yang suportif, Sekolah Citra Berkat Bogor terus menghadirkan pengalaman pendidikan yang mendukung perkembangan akademik, karakter, dan kesiapan anak dalam menghadapi masa depan.




